Dalam sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), komputer operator merupakan salah satu bagian penting untuk melakukan monitoring dan pengawasan proses industri. Seiring meningkatnya kompleksitas sistem, jumlah informasi yang harus dipantau operator juga semakin banyak.
Salah satu solusi yang banyak digunakan adalah dual monitor, yaitu menggunakan dua monitor pada satu workstation SCADA. Dengan dua layar, operator dapat menampilkan beberapa informasi penting secara bersamaan tanpa harus terus berpindah-pindah window.
Apa Itu Dual Monitor pada SCADA?
Dual monitor adalah konfigurasi workstation yang menggunakan dua layar sebagai area tampilan untuk aplikasi SCADA.
Pada implementasinya, kedua monitor dapat digunakan untuk menampilkan fungsi yang berbeda. Misalnya:
- Monitor 1: Process Overview atau Mimic
- Monitor 2: Alarm, Event, dan Trend
Dengan konfigurasi tersebut, operator dapat tetap melihat kondisi proses utama sambil memantau alarm atau perubahan parameter proses.
Kegunaan Dual Monitor pada Komputer SCADA
1. Monitoring Proses dan Alarm Secara Bersamaan
Salah satu manfaat utama dual monitor adalah memungkinkan operator melihat proses dan alarm pada waktu yang sama.
Sebagai contoh, monitor pertama menampilkan kondisi plant secara keseluruhan, sedangkan monitor kedua menampilkan daftar alarm aktif.
Ketika terjadi alarm, operator tidak perlu menutup tampilan proses untuk membuka halaman alarm. Hal ini dapat membantu mempercepat respons terhadap kondisi abnormal.
2. Memisahkan Tampilan Berdasarkan Fungsi
Dua monitor dapat digunakan untuk mengelompokkan informasi berdasarkan fungsi.
Contoh konfigurasi:
Monitor 1 – Process Monitoring
- Plant overview
- P&ID atau mimic
- Status pump dan motor
- Status valve
- Nilai pressure, temperature, flow, dan level
Monitor 2 – Information & Analysis
- Alarm
- Event
- Trend
- Historical data
- Diagnostic information
Pembagian seperti ini membuat tampilan workstation lebih terstruktur dan membantu operator menemukan informasi yang dibutuhkan.
3. Mempermudah Troubleshooting
Dual monitor juga sangat berguna ketika operator melakukan troubleshooting.
Misalnya, operator melihat temperature sebuah vessel meningkat secara tidak normal pada monitor pertama. Pada monitor kedua, operator dapat langsung membuka historical trend untuk melihat bagaimana temperature tersebut berubah selama beberapa waktu terakhir.
Dengan demikian, operator dapat membandingkan:
Kondisi saat ini → Historical Trend → Analisis → Tindakan
Hal ini dapat membantu mempercepat proses identifikasi masalah.
4. Mempermudah Monitoring Trend
Trend merupakan salah satu informasi penting dalam sistem SCADA karena dapat menunjukkan perubahan parameter proses terhadap waktu.
Parameter yang biasanya ditampilkan dalam trend antara lain:
- Temperature
- Pressure
- Flow
- Level
- Motor speed
- Current
- Valve position
Dengan dual monitor, trend dapat ditampilkan pada satu monitor sementara process mimic tetap terlihat pada monitor lainnya.
5. Meningkatkan Efektivitas Monitoring Alarm
Alarm merupakan bagian penting dari sistem SCADA karena memberikan informasi kepada operator ketika proses berada dalam kondisi abnormal.
Dual monitor memungkinkan halaman alarm tetap terbuka tanpa mengganggu tampilan proses utama.
Contohnya:
Monitor 1: Process Overview
Monitor 2: Active Alarm
Operator dapat mengetahui kondisi equipment sekaligus melihat alarm yang sedang terjadi.
6. Meningkatkan Situational Awareness
Situational awareness adalah kemampuan operator untuk memahami kondisi proses secara menyeluruh sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat.
Dengan dual monitor, operator dapat memperoleh lebih banyak informasi dalam waktu yang sama.
Misalnya:
Process + Alarm + Trend + Equipment Status
Informasi tersebut dapat membantu operator memahami hubungan antara kondisi proses, alarm, dan perubahan parameter.
7. Mendukung Sistem SCADA yang Kompleks
Pada plant dengan jumlah equipment dan instrumentasi yang besar, satu monitor mungkin tidak cukup untuk menampilkan seluruh informasi yang diperlukan.
Dual monitor memberikan ruang tampilan tambahan sehingga informasi dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.
Pada sistem yang lebih kompleks, bahkan dapat digunakan tiga atau lebih monitor, misalnya:
- Monitor 1: Process Overview
- Monitor 2: Alarm & Event
- Monitor 3: Trend & Historian
Namun, jumlah monitor bukan satu-satunya faktor yang menentukan efektivitas workstation SCADA. Tata letak dan prioritas informasi tetap harus diperhatikan.
Contoh Konfigurasi Dual Monitor SCADA
Salah satu konfigurasi sederhana adalah:
┌─────────────────────────┐ ┌─────────────────────────┐
│ │ │ │
│ MONITOR 1 │ │ MONITOR 2 │
│ │ │ │
│ PROCESS OVERVIEW │ │ ALARM & INFORMATION │
│ │ │ │
│ Pump │ │ Active Alarm │
│ Valve │ │ Event │
│ Tank │ │ Trend │
│ Temperature │ │ Historical Data │
│ │ │ │
└─────────────────────────┘ └─────────────────────────┘
Dengan konfigurasi tersebut, operator tidak perlu terus-menerus berpindah halaman untuk memperoleh informasi yang berbeda.
Single Monitor vs Dual Monitor
Pada workstation dengan single monitor, operator mungkin harus melakukan aktivitas seperti:
Process → pindah window → Alarm → pindah window → Trend
Sedangkan dengan dual monitor:
Process + Alarm/Trend
dapat ditampilkan secara bersamaan.
Perbedaan ini terlihat sederhana, tetapi pada kondisi operasi yang membutuhkan respons cepat, pengurangan aktivitas berpindah-pindah window dapat membantu operator bekerja lebih efektif.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Penggunaan dual monitor tidak berarti semakin banyak informasi yang ditampilkan akan selalu semakin baik.
Desain workstation SCADA harus tetap memperhatikan:
- Prioritas informasi
- Konsistensi tampilan HMI
- Posisi monitor terhadap operator
- Ukuran dan keterbacaan teks
- Penyajian alarm
- Beban visual operator
- Kemudahan navigasi
- Ergonomi workstation
Jika kedua monitor dipenuhi terlalu banyak informasi, operator justru dapat mengalami information overload dan kesulitan menentukan informasi mana yang paling penting.
Karena itu, desain tampilan harus mengikuti prinsip information hierarchy, yaitu informasi yang paling penting dan kritis harus mudah ditemukan dan dipahami.
Kesimpulan
Dual monitor pada komputer SCADA digunakan untuk meningkatkan efektivitas monitoring dan operasi dengan memungkinkan operator melihat beberapa informasi penting secara bersamaan.
Dengan konfigurasi yang tepat, dual monitor dapat membantu:
- Memantau proses dan alarm secara bersamaan
- Menampilkan trend tanpa menutup process screen
- Mempermudah troubleshooting
- Meningkatkan situational awareness
- Mengurangi aktivitas berpindah-pindah window
- Mendukung monitoring plant yang kompleks
Pada akhirnya, tujuan penggunaan dual monitor bukan sekadar menambah jumlah layar, tetapi menyediakan informasi yang tepat, pada tempat yang tepat, sehingga operator dapat memahami kondisi proses dan mengambil tindakan dengan lebih cepat dan tepat.